https://shortq.link/MAINVIPEL
Uncategorized

Loud Learning: Tren Baru bagi Para Profesional di Indonesia

Loud Learning: Tren Baru bagi Para Profesional di Indonesia

VIP PELANGI —Memasuki era kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif, menuntut para pekerja profesional agar mengembangkan skill baru untuk memajukan karier. Namun, padatnya tugas di tempat kerja menciptakan tantangan bagi pekerja untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka.

Menurut penelitian LinkedIn, 92 persen pekerja di Indonesia mengalami kesulitan memprioritaskan pembelajaran karena komitmen kerja dan keluarga. Hambatan utama yang dihadapi termasuk kurangnya waktu akibat jadwal kerja yang padat (33 persen), tanggung jawab keluarga atau komitmen pribadi lainnya (31 persen), dan kurangnya motivasi atau disiplin untuk menyisihkan waktu (27 persen).

Di tengah kondisi menantang ini, muncul tren loud learning di kalangan pekerja profesional. Bagi kamu yang masih belum paham apa itu loud learning, berikut ini penjelasan lengkapnya.https://geo.dailymotion.com/player/xdgu3.html?video=x851k4v&actionInfo=false&mute=true&dmPubtool=new-cdn-ce-v2

1. Para profesional melakukan ‘Loud Learning’ untuk mengatasi hambatan dalam meningkatkan skill

Loud Learning: Tren Baru bagi Para Profesional di Indonesiailustrasi diskusi (pexels.com/alexandersuhorucov)

VIP PELANGI —’Loud Learning‘ mengacu pada praktik berbagi dan menyuarakan ambisi belajar di tempat kerja, yang telah muncul sebagai solusi yang menjanjikan untuk mengatasi tantangan belajar di tengah kesibukan profesional. Sekitar 83 persen dari para profesional di Indonesia percaya bahwa ‘Loud Learning‘ dapat membantu meluangkan waktu untuk meningkatkan keterampilan para profesional.

Data menunjukkan, bahwa banyak profesional di Indonesia mengandalkan ‘Loud Learning‘ untuk mengembangkan keterampilan mereka. Ada tiga pendekatan utama yang di gunakan: pertama, berbagi pembelajaran dengan rekan tim (47 persen); kedua, membagikan perjalanan pembelajaran atau pencapaian mereka di LinkedIn (40 persen); dan ketiga, memberi tahu anggota tim tentang waktu belajar mereka (39 persen). Tercatat bahwa 72 persen dari para profesional di Indonesia telah terlibat dalam praktik ‘Loud Learning‘.

Sekitar 81 persen dari para profesional mengatakan bahwa mereka termotivasi untuk terlibat dalam ‘Loud Learning‘ setelah melihat rekan mereka menggunakannya. Untuk meningkatkan pengalaman belajar, 63 persen dari para profesional di Indonesia juga memiliki apa yang mereka sebut sebagai ‘Learning BFF‘, yakni seorang teman yang mendukung dan belajar bersama. Hal ini tidak hanya membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan dan efektif, tetapi juga membantu mereka tetap fokus dan bertanggung jawab terhadap tujuan belajar.

Baca Juga: 4 Tanda Kamu Perlu Mengubah Diri Agar Perkembangan Karier Bersinar

2. Para profesional menggunakan ‘Loud Learning’ untuk mengembangkan karier

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Loud Learning: Tren Baru bagi Para Profesional di Indonesiailustrasi rapat (pexels.com/pixabay)

VIP PELANGI —Penelitian LinkedIn menunjukkan, bahwa 85 persen profesional di Indonesia meyakini bahwa terlibat dalam ‘Loud Learning‘ dapat memberikan dukungan yang signifikan terhadap pertumbuhan karier mereka. Beberapa manfaat yang di sorot termasuk membuka peluang untuk karier baru atau kemajuan karier yang lebih lanjut (30 persen), memberikan kesempatan untuk mendapat mentor dan bimbingan dari para profesional berpengalaman (29 persen), serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan wawasan antar rekan sejawat (25 persen).

Serla Rusli, LinkedIn Career Expert, menggarisbawahi pentingnya adaptasi terhadap perubahan cepat dalam kebutuhan skills di Indonesia. Di perkirakan, bahwa skill yang di perlukan untuk pekerjaan akan mengalami peningkatan sebesar 68 persen pada tahun 2030, didorong oleh perkembangan AI generatif. Ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan rata-rata global sebesar 50 persen yang di prediksi sejak tahun 2016 silam.

Rusli menekankan, bahwa ‘Loud Learning‘ merupakan strategi efektif bagi para profesional untuk mengatasi tantangan dalam meluangkan waktu untuk pembelajaran. Dengan ‘Loud Learning‘ bukan hanya perjalanan pembelajaran pribadi yang di prioritaskan, tetapi juga upaya untuk menginspirasi dan mendorong orang lain dalam pengembangan keterampilan mereka.

3. Tip untuk memaksimalkan Loud Learning

Loud Learning: Tren Baru bagi Para Profesional di Indonesiailustrasi presenteasi (pexels.com/rethaferguson)

VIP PELANGI —Untuk mengoptimalkan ‘Loud Learning‘, berikut adalah tips dari Serla Rusli, LinkedIn Career Expert, mengenai cara para profesional dapat mengutamakan dan mengalokasikan waktu untuk belajar:

  1. Vokal dan alokasikan waktu
    Untuk mengutamakan belajar, penting untuk bersuara dan secara sadar mengalokasikan waktu. Block jadwal di kalender adalah cara sederhana untuk berkomitmen dan memungkinkan orang lain melihat dedikasi kalian. Mulailah dengan mengalokasikan waktu sesaat, sekalipun hanya 15 menit sehari agar kalian dapat tetap konsisten dan teratur dalam belajar.
  2. Berbagi pengalaman belajar
    Berbagai pengalaman dan perjalanan belajar bukan tidak mungkin dapat menginspirasi orang lain. Ceritakan progres belajar kalian sekaligus bagaimana cara mengatasi hambatan dengan rekan kerja dan jaringan LinkedIn. Ini dapat memicu diskusi dan mungkin menginspirasi orang lain agar meluangkan waktu untuk belajar.
  3. Mencari teman belajar
    Teman yang suportif dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan, bertanggung jawab, dan berkesan. Bagikan wawasan dan saling mengingatkan dengan teman soal komitmen belajar untuk tetap termotivasi sepanjang perjalanan belajar. Selain itu, teman yang suportif juga dapat membantu memperluas alat bantu belajar dengan memperkenalkan kalian pada alat-alat dan sumber daya baru.

Loud Learning sebagai tren baru bagi para profesional di Indonesia tidak hanya sekadar sebuah metode belajar aktif, tetapi juga merupakan solusi yang inovatif untuk mengatasi tantangan dalam meningkatkan keterampilan. Itulah tadi penjelasan lengkap tentang tren Loud Learning bari para profesional di Indonesia. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: 5 Cara Kerja yang Memuaskan Atasan dan Klien, Sikap Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *